Minggu, 18 November 2012

Budaya batik


Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak "Mega Mendung", dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB

.
Selengkapnya...

Sejarah teknik batik


Seni pewarnaan kain dengan teknik perintang pewarnaan menggunakan malam adalah salah satu bentuk seni kuno. Penemuan di Mesirmenunjukkan bahwa teknik ini telah dikenal semenjak abad ke-4 SM, dengan diketemukannya kain pembungkus mumi yang juga dilapisi malam untuk membentuk pola. Di Asia, teknik serupa batik juga diterapkan di Tiongkok semasa Dinasti T'ang (618-907) serta di India dan Jepang semasaPeriode Nara (645-794). Di Afrika, teknik seperti batik dikenal oleh Suku Yoruba di Nigeria, serta Suku Soninke dan Wolof di Senegal.[2]. DiIndonesia, batik dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit, dan menjadi sangat populer akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad XX dan batik cap baru dikenal setelah Perang Dunia I atau sekitar tahun 1920-an.[3]
Walaupun kata "batik" berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik batik ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilangka pada abad ke-6 atau ke-7. [2]Di sisi lain, J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A. Sutjipto (sejarawan Indonesia) percaya bahwa tradisi batik adalah asli dari daerah seperti TorajaFloresHalmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme tetapi diketahui memiliki tradisi kuna membuat batik.[4]
G.P. Rouffaer juga melaporkan bahwa pola gringsing sudah dikenal sejak abad ke-12 di KediriJawa Timur. Dia menyimpulkan bahwa pola seperti ini hanya bisa dibentuk dengan menggunakan alat canting, sehingga ia berpendapat bahwa canting ditemukan di Jawa pada masa sekitar itu.[4] Detil ukiran kain yang menyerupai pola batik dikenakan oleh Prajnaparamita, arca dewi kebijaksanaan buddhis dari Jawa Timur abad ke-13. Detil pakaian menampilkan pola sulur tumbuhan dan kembang-kembang rumit yang mirip dengan pola batik tradisional Jawa yang dapat ditemukan kini. Hal ini menunjukkan bahwa membuat pola batik yang rumit yang hanya dapat dibuat dengan canting telah dikenal di Jawa sejak abad ke-13 atau bahkan lebih awal.
Legenda dalam literatur Melayu abad ke-17, Sulalatus Salatin menceritakan Laksamana Hang Nadim yang diperintahkan oleh Sultan Mahmud untuk berlayar ke India agar mendapatkan 140 lembar kain serasah dengan pola 40 jenis bunga pada setiap lembarnya. Karena tidak mampu memenuhi perintah itu, dia membuat sendiri kain-kain itu. Namun sayangnya kapalnya karam dalam perjalanan pulang dan hanya mampu membawa empat lembar sehingga membuat sang Sultan kecewa.[5] Oleh beberapa penafsir,who? serasah itu ditafsirkan sebagai batik.
Dalam literatur Eropa, teknik batik ini pertama kali diceritakan dalam buku History of Java (London, 1817) tulisan Sir Thomas Stamford Raffles. Ia pernah menjadi Gubernur Inggris di Jawa semasa Napoleon menduduki Belanda. Pada 1873 seorang saudagar Belanda Van Rijekevorsel memberikan selembar batik yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19 itulah batik mulai mencapai masa keemasannya. Sewaktu dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900, batik Indonesia memukau publik dan seniman.[2]
Semenjak industrialisasi dan globalisasi, yang memperkenalkan teknik otomatisasi, batik jenis baru muncul, dikenal sebagai batik cap dan batik cetak, sementara batik tradisional yang diproduksi dengan teknik tulisan tangan menggunakan canting dan malam disebut batik tulis. Hugh Clifford merekam industri di Pekan tahun 1895 bagi menghasilkan batik, kain pelangi, dan kain telepok.[6]
Selengkapnya...

Wikipedia:Artikel yang sempurna


Suatu artikel Wikipedia yang sempurna memiliki kriteria antara lain ...
  • dimulai dengan deskripsi yang jelas mengenai subyek; bagian pembuka mengenalkan dan menjelaskan subyek dan kepentingannya secara jelas dan akurat, tanpa memberikan detil yang berlebihan.
  • dapat dimengerti; artikel dijabarkan secara jelas, baik untuk pakar maupun yang bukan, dengan detil yang cukup, dan secara tuntas menelusuri dan menjelaskan subyek yang dimaksud.
  • dapat berdiri sendiri; artikel mengandung informasi dan penjelasan istilah-istilah penting, dan dapat dipahami tanpa keharusan untuk membaca artikel lain dengan detil.
  • bercabang; artikel mengandung pranala dan sumber dari artikel lain dan informasi luar yang menambah arti bagi subyek dalam pembahasan.
  • menginformasikan dan menjelajahi segala aspek mengenai subyek; artikel tersebut mencakup setiap sisi ensikopedik subyek.
  • netral dan tak memihak; memiliki sudut pandang netral, mewakili berbagai pandangan terhadap suatu kontroversi secara logis dan adil, dan menunjukkan segala sisi tanpa memihak pada suatu sudut pandang tertentu. Pandangan yang paling faktual dan diterima diberikan penekanan, sedangkan pandangan minoritas diberikan prioritas yang lebih rendah; informasi dan rujukan diberikan agar pembaca dapat mempelajari lebih jauh mengenai suatu pandangan.
  • memiliki panjang yang pantascukup panjang untuk memberikan informasi yang cukup dalam berikut analisis terhadap subyek, tanpa mencantumkan detil yang tak perlu atau informasi yang lebih tepat dimasukkan ke dalam "subartikel", artikel yang berhubungan, atau proyek lain.
  • mencerminkan pengetahuan pakar; didasarkan pada fakta dan prinsip keilmuan dan logika.
  • tepat dan eksplisit; bebas dari informasi yang kabur dan setengah benar yang mungkin timbul dari pemahaman yang tidak sempurna dari suatu subyek.
  • terdokumentasi dengan baik; semua fakta dikutip dari sumber yang dipercaya, diutamakan sumber yang dapat diakses dan mutakhir.
  • jelas; artikel ditulis untuk menghindari ambiguitas dan salah pengertian, menggunakan struktur logis dengan bahasa sederhana dan jelas serta tidak dibumbui oleh bahasa yang tak berguna.
  • menarik; bahasa yang digunakan bersifat deskriptif dan memiliki nada yang menarik dan bersifat ensiklopedik.
  • mengikuti konvensi penulisan standar bahasa Indonesia moderen, termasuk tata bahasa, tanda baca, serta ejaan yang benar.
  • menyertakan media (gambar, animasi, audio, video) yang informatif dan berhubungan – termasuk peta, potret, foto, karya seni, dll – yang menambah ketertarikan pembaca atau memperkaya pemahaman naskah, tapi tidak usah berlebihan sehingga dapat mengurangi fokus terhadap artikelnya sendiri. Setiap media harus disertai dengan suatu keterangan dan penjelasan media itu.
  • kesempurnaan tidak selamanya dapat dicapai; penyuntingan mungkin membawa artikel lebih dekat ke kesempurnaan, tetapi sebenarnya, kesempurnaan mempunyai arti yang berbeda kepada setiap Wikiwan/Wikiwati. Kesempurnaan mungkin tidak dapat dicapai, tetapi membawa kesenangan untuk mencobanya.
Selengkapnya...

Google


Google Inc. (NASDAQGOOG dan LSEGGEA) merupakan sebuah perusahaan publik Amerika Serikat, berperan dalam pencarian Internet,Cloud Computing, serta teknologi iklan online & perangkat lunak[5]. Keuntungan dari AdWords merupakan hampir seluruh keuntungan perusahaan ini.[6][7]
Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ketika mereka masih mahasiswa di Universitas Stanford. Mereka berdua memiliki saham pada perusahaan sebesar 16 persen. Pada awalnya, perusahaan ini dibentuk sebagai perusahaan saham pribadi pada 4 September 1998.[8][9] Penawaran umum perdananya dimulai pada tanggal 19 Agustus 2004. Sejak awal, misi dari perusahaan ini adalah "To organize world's Information and make it universally accessible and useful" (Untuk mengatur seluruh informasi di dunia dan membuatnya bisa diakses dan berguna bagi semua orang)[10], dan slogan tidak resminya adalah "Don't Be Evil" (Janganlah menjadi jahat).[11][12] Tahun 2006 perusahaan ini melakukan perpindahan markas keMountain View, California.
Perkembangan sejak perusahaan ini dibuka telah mencetuskan berbagai macam produk, Merger, dan persekutuan dibalik mesin pencari perusahaan ini. Perusahaan ini menawarkan perangkat lunak produktivitas online diantaranya emailpaket aplikasi perkantoran, dan situs jejaring sosial. Produk Google juga diperluas ke komputer pribadi, dengan aplikasi untuk menjelajah web, mengatur & menyunting foto, and pesan instan. Google memimpin perkembangan dari Androidsistem operasi mobile, juga Google Chrome OS sistem operasi berbasis web,[13] yang ditemukan pada netbook khusus yang dinamakan Chromebook.
Google telah diperkirakan sudah menjalankan satu juta server di pusat data di seluruh dunia,[14] dan telah memproses lebih dari satu milyar pencarian[15] dan sekitar dua puluh empat petabyte data dari pengguna setiap hari.[16][17][18][19]
Per September 2009, Alexa menyamtumkan situs utama Google.com (yang terfokus pada Amerika Serikat) sebagai website yang paling banyak dikunjungi di Internet, dan website Google Internasional lainnya di seratus teratas, juga website-website yang dimiliki Google seperti YouTubeBloggerand Orkut.[20] Google juga di peringkat nomor dua di database brand equity, BrandZ.[21] Posisi pasar yang dominan dari lanan Google berperan sebagai sumber kritik pada perusahaan ini dari masalah privasi, hak cipta, dan sensor
Selengkapnya...

Selasa, 30 Oktober 2012

Kamus Ciyus Miapah Ngetren Sekarang


Ciyus : Serius
Miapah : Demi Apa

Cungguh : Sungguh
Binun : Bingung
Akoh : Aku
Cemungudh : Semangat
Gudnyus : Good News
Masya : Masak
Lahacia : Rahasia
Amaca : Ah masa
Kiyim : Kirim
Ca oong ciih : Masa bohong sih
Ma capah : Sama Siapa
Maacih : Makasih
Macama : Sama-sama
Enelan : Beneran

well, itulah sedikit kamus atau kumpulan kata kata alay ,.. Cemungudh .... ini unyu unyuuuuuuu 
Selengkapnya...